Sabtu, 05 Juni 2010

Roti Sosis isi Keju

Buat cemilan, sosis biasanya hanya digoreng dan dimakan dengan saus. Kali ini, sosis dipadukan dengan roti dan keju. Namanya jadi Roti Sosis isi Keju.

Hmm.. gimana rasanya ya?? Penasaran?? Pastinya enaklah.. hehehe.. mau nyoba?? Gampang kok bikinnya.

Bahannya :

- 5 lembar roti tawar tanpa kulit, belah jadi dua.

- 10 lembar keju.

- 5 buah sosis sapi, potong dua.

- 2 butir telur kocok lepas.

- 2 sdm air.

- Garam secukupnya

- 1 sdt merica

- Minyak untuk menggoreng

Cara membuatnya :

  1. Celupkan roti ke dalam kocokkan telur.
  2. Taruh 1 lembar keju, kemudian sosis. Gulung hingga padat.
  3. Goreng gulungan roti hingga kuning kecoklatan, kemudian angkat dan sisihkan.
  4. Sajikan hangat dengan saus dan sambal botolan.

Gampang kan buatnya?? Kalo nggak suka sama sosis sapi, sosisnya bisa digantikan dengan sosis ayam.

Selamat mencoba…

Menghadapi “Si Moody”

Banyak yang jadi penyebab seorang jadi moody, mungkin ngerasa ada yang nggak kesampaian, ngerasa dikecewakan, bahkan lagi putus cinta!

Namanya teman, ada dong keinginan buat ngebantuin dia untuk keluar dari masalahnya, ya nggak? Tapi, kalau caranya salah, bisa jadi berabe juga!

Jadi, ‘cairkan’ hatinya dengan...

· Menemaninya

Tunjukkan simpati dan dekati dia biar dia tahu kalau kamu peduli. Yakinkan kalau dia selalu punya teman dikala senang maupun susah.

· Jangan ‘to the point’

Namanya juga lagi sensi, di jadi bisa mudah tersingung dan kemudian menghindari kita. Jadi, jangan langsung nanya masalah apa yang dia alamin. Bersikap wajar sampai dia yang lebih dulu membuka diri.

· Ajak Becanda

Kalau akhirnya kita juga yang terpaksa bertanya karena di diam seribu bahasa, tanyalah dengan becanda. Bersikap serius bisa bikin dia ngerasa diadili.

· Nggak Sok Nasehatin

Simpan dulu tips-tips mujarab yang kita punya. Nggak perlu sok pinter di hadapannya. Intinya tuh membiarkan dia ngeluarin uneg-unegnya sampai puas… kecuali kalau dia yang minta loh!

· Ajak ‘Gaul

Tawarkan untuk menemaninya jalan atau pergi ketempat yang nyenengin dan bisa membuatnya tersenyum lagi. Mungkin dia bakal menolak, tapi siapa tahu juga kan?

· Semua Punya Masalah

Saat dia mulai merasa tenang dan nggak sensi lagi, katakana bahwa semua orang pasti punya masalah, termasuk juga kita. Kasih contoh masalah-masalah yang pernah kita alamin dan berhasil dilalui dengan baik. Mungkin itu bisa jadi motivasi buat dia.

Beri dia semangat untuk menghadapinya dengan santai nggak jadi beban.

Selamat mencoba…

Mencegah Pola Salah Asuh

Ibu yang bekerja, bukan berarti tak bisa mendidik sang buah hati dengan baik. Untuk menggantikan tugasnya, dipelukan seorang pengasuh atau biasa dikenal dengan sebutan baby sister. Pilihlah pengasuh yang dapat dipercaya, kalau perlu libatkan orang tua atau saudara untuk mengawasinya.

Memilih pengasuh atau baby sisters, bukanlah pekerjaan yang mudah. Kalau sampai salah memilih pengasuh, bisa berakibat salah asuh pada buah hati. Seorang pikolog anak, Gisella Tani Pratiwi,M.Psi, memberikan beberapa tips dan langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah salah asuh dan menjaga kualitas pengasuh selama orang tua bekerja.

1. Pilihlah pengasuh yang sehat secara mental maupun fisik.
Cobalah menanyakan beberapa pertanyaan yang penting agar mengetahui karakter calon pengasuh. Pertanyaan seperti : Bagaimana cara calon pengasuh mendisiplinkan anak, Apa yang akan dilakukan calon pengasuh jika anak tidak menurut perintah atau rewel, dan masih banyak lagi.

2. Menyukai anak-anak.
Sebelumnya tanyakan juga apakah calon pengasuh menyukai anak-anak dan pengalamannya dalam mengasuh anak.

3. Memiliki sikap positif terhadap anak.
Teruslah memonitor sikap calon pengasuh terhadap anak ketika orangtua memutuskan memperkerjakan calon pengasuh.

4. Memiliki karakteristik mau belajar.
Lebih baik pilihlah calon pengasuh yang mau belajar. Dalam arti calon pengasuh diharapkan mau mendengarkan dan melaksanakan ketentuan yang diberikan orangtua tentang pengasuh anak.


Sumber : Koran Sindo, Oktober 2009

Saat liburan, pastinya maunya fun terus. Jadi, penting banget punya tubuh yang fit. Kalau lemas, mana bisa senang-senang?
Bayangkan jika kita tiba-tiba pingsan karena kehabisan energi ditengah perjalanan. Atau tanpa sadar berat badan jadi naik akibat ngemil berlebihan ketika santai di rumah.
Hemm.. liburan yang seharusnya menyenangkan malah jadi ngebetein. Apalagi ada pula beberapa makanan yang harus dihindari karena bisa bikin mood jadi jelek. Tapi, ini bukan berarti kita juga harus diet lohh.

Makanan selain meningkatkan energi ternyata juga berpengaruh terhadap mood kita. Hal ini disebabkan zat yang ada di dalam makanan mampu mempengaruhi aktivitas syaraf yang ada di otak.
Beberapa zat makanan ini, mampu meningkatkan energi sekaligus mood.

• Karbohidrat kompleks
Kandungan karbohidrat mampu merangsang hormon serotonin dalam tubuh. Hormon ini juga sering di kenal sebagai feel good hormone atau hormon yang membuat kita merasa nyaman.
Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, yaitu nasi, brokoli, kentang, pasta dan gandum.

• Folid acid
Nggak perlu bingung buat nyari Folid acid atau lebih dikenal dengan vitamin B. Soalnya, zat ini banyak terdapat di dalam suplemen vitamin atau makanan. Folid acid berfungsi membuat mood jadi lebih baik. Karena, zat ini mampu mengurangi kadar homocysteine yang bisa bikin kita terkena depresi. Folid acid banyak terdapat pada jeruk, bayam, alpukat, sayur asparagus, kol dan kacang kedelai.

• Magnesium
Kalau liburan kita hanya ingin diisi dengan kegiatan yang tidak memerlukan banyak energi atau hanya ingin rileks, maka zat yang dibutuhkan oleh tubuh adalah magnesium. Kenapa harus magnesium? Soalnya magnesium ini dapat mengurangi ketegangan otot kita. Kita bisa mendapatkan zat magnesium dalam coklat, alpukat, kacang almond, bayam dan tiram.

• Niacin
Selain mengurangi depresi, zat niacin berguna untuk memerangi rasa cemas sekaligus panik. Enggak heran kenapa zat ini paling jago bikin mood lebih happy. Niacin banyak terdapat di daging ayam, tuna, nasi dan gandum.

• Omega-3
Omega-3 sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung plus menambah energi. Selain itu, omega-3 juga mencegah terjadinya gumpalan darah yang dapat menyumbat jantung. Contoh makanan yang ada omega-3 adalah tuna, ikan salmon, sarden dan kacang kedelai.

Kurangi…

Selama mengisi liburan, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya kita kurangi, karena terbukti mempengaruhi mood sehingga membuat kita kurang berenergi.

• Kafein
Penelitian membuktikan kalau kafein yang ada di dalam kopi membuat kita terkena depresi. Cara kerja kafein awalnya adalah dengan membuat tubuh berenergi, sehingga kita enggak ngantuk. Tapi setelah itu, kita jadi kehabisan tenaga. Jadi sebaiknya piker-pikir dulu sebelum minum kopi ya….

• Makanan atau minuman yang terlalu banyak gula
Sebenernya sih gula bisa membuat kita lebih berenergi. Misalnya aja saat panjat tebing, kita justru dibekali gula jawa supaya enggak lemas. Tapi, sama halnya dengan kafein, setelah berhenti mengkonsumsi gula, maka kita justru kehilangan energi. Menurut penelitian, efek paling buruk terjadi jika kita sering meminum kopi dicampur gula yang banyak. Di penelitian itu, responden yang dikasih kopi plus gula secara teratur jadi gampang banget merasa dow

Detektor

Sebelum kita masuk kesebuah kantor ataupun mall, tentu saja kita harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Mungkin kita suka sebal dengan segala pemeriksaan yang dilakukan menggunakan suatu alat yang disebut detector. Tapi, walaupun kesannya ribet, alat ini dapat membantu kita mencegah terjadinya bahaya yang tidak kita inginkan. Gimana sih cara kerjanya detektor? Penasaran??

Detector Logam

Inilah jenis detector yang sering kita temui. Bentuknya bermacam-macam, dari yang segede gerbang seperti dibandara, sampai yang bentuknya mirip tongkat dan mudah digenggam, seperti yang digunakan oleh security yang ada dikantor-kantor atau di mall.
Semuanya punya prinsip yang sama, yaitu mendeteksi adanya medan magnet yang dipancarkan oleh objek-objek dari logam.

Pada detector logam genggam, umumnya memiliki bagian yang bernama control box(CB). CB ini, berisi baterai, microprosessor, speaker, alat control, dan mesin sirkuit.

Ada 3 jenis detektor logam berdasarkan cara kerjanya. Ada VLF (Very Low Frequency), PI (Pulse Induction), dan BFO (Beat Frequency Oscilation). Perbedaannya, VLF menggunakan medan magnet yang berlawanan dengan medan magnet dari obyek-obyek metal yang akan dideteksi. Sistem pada PI hampir sama dengan VLF. Sedangan BFO menggunakan gelombang radio untuk mendeteksi medan magnet logam. Jadi, begitu medan magnet tertangkap oleh detector, maka akan terjadi getaran suara yang mengakibatkan bunyi.

Detector Asap

Detector ini, sangat penting untuk dipasang didalam gedung-gedung bertingkat, bahkan dirumah sekalipun. Detector asap memiliki dua bagian yang penting, yaitu sensor untuk mendeteksi asap dan alarm sebagai tanda bahaya. Ada 2 jenis detector asap, Photoelectric Detector (PD) dan Ionization Detector (ID). PD, menggunakan sinar laser yang berkekuatan rendah yang terhubung dengan alarm. Jika sinar terhalang oleh sesuatu yang menyebabkan photodetector tidak bisa melihat sinar, maka alarm segera berbunyi.

Berbeda dengan ID yang lebih sensitif. ID menggunakan radiasi dari sekumpulan ion untuk mendeteksi adanya asap. Bila ada asap, ion positif akan bereaksi terhadap plat negatif, begitu pula sebaliknya. Reaksi ini menyebabkan alarm berbunyi.

Detektor Kebohongan

Alat ini biasa digunakan oleh pihak kepolisian untuk memeriksa tersangka sebuah tindak kejahatan. Detector kebohongan yang bernama Polygraph ini menggunakan tanda-tanda vital pada tubuh manusia seperti detak jantung, keringat atau tekanan darah sebagai indicator kebohongan.

Orang yang akan diperiksa akan dipasangi sejumlah alat pada beberapa bagian tubuhnya yang tersambung dengan layer monitor untuk mendeteksi detak jantung, nafas, tekanan darah, dan aktivitas electro-dermal. Lalu ia akan diberi Polygraph exams yang terdiri dari sejumlah pertanyaan yang harus dijawab.

Namun sayangnya, saat ini beberapa orang yang memamng ahli berhasil mengatur tanda-tanda vital pada tubuhnya saat ia sedang berbohong. Ini tentu saja akan membuatnya lulus tes Polygraph!

Meski tersimpan di lemari, bukan berarti pakaian aman dari kotoran, timbulnya bercak noda, dan munculnya lipatan-lipatan dekil. Malah, meski enggak kena debu dan udah pake kapur barus, bukan berarti pakaian simpenan bakal tetap dalam kondisi baik.
Untuk menghindari penurunan kualitas, berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Pisahkan penempatan baju sehari-hari dengan pakaian yang jarang dipake seperti kebaya, dress, dan baju-baju pesta. Selain memudahkan buat nemuin baju yang mau dipake, pakaian yang jarang dipake akan terhindar dari gesekan pakaian lain yang bisa merusak kualitas kain.

2. Pakaian jenis kemeja, jas dan celana panjang bisa disimpan dengan cara digantung.

3. Untuk pakaian yang ada renda-rendanya, pita, corsage atau payet, bisa digantung dan dibungkus plastik agar tidak tersangkut dan rusak ketika tergesek pakaian di lemari.

4. Selain kapur barus, selipkan juga botol parfum favorit di antara tumpukkan baju. Dijamin, baunya akan nempel dan baju akan mengeluarkan aroma harum pas dipake.

5. Untuk pakaian yang jarang dipake dan tersimpan lama di lemari, sebaiknya dikeluarin dan diangin-anginin paling enggak dua kali setahun.

6. Untuk aksesoris seperti ikat pinggang, bisa disimpan terpisah. Cuma ingat, jangan menggulung ikat pinggang yang berbahan kulit.

Yang Pantang Digantung :

Cardigan atau sweater, sebaiknya tidak disimpan dengan cara digantung. Kalo kelamaan di gantung, bagian bawah pakaian jadi gampang bergelombang dan berubah dari bentuk aslinya.


Sumber : majalah CAMP2US, November 2007 (dengan pengubahan)

Biar Nggak Sirik

Sirik.. udah bukan kata yang aneh lagi ditelinga kita. Dan pastinya kita pernah ngalamin ‘panas’ hati saat ngeliat orang lain ngedapetin sesuatu yang kita inginkan. Jangankan orang lain, bahkan teman dan saudara sendiri pun sering kita masih sering kita sirikin. Um.. namanya juga manusia.

Biar nggak sirik lagi, ada beberapa tips yang bisa kita lakuin.
- Berbesar Hati
Biar nggak jadi bete dan sibuk bertanya-tanya dalam hati kenapa bukan kita yang mendapatkannya, lebih baik kita berbesar hati saja. Bersikap sportif, selain memang positif bakal sering kita praktekan. Soalnya, dalam menjalani hidup, kita memang nggak mungkin menang terus-terusan.

- Keep It Yourself
Namanya juga lagi kesel, kadang mulut suka nggak bisa kompromi. Ngomong kiri-kanan betapa kita nggak suka ngeliat si A, B, atau C mendapatkan hal-hal yang menyenangkan.
Padahal, betapa pentingnya menahan diri untuk nggak menyebarluaskan perasaan negatif ini. Selain bisa mempengaruhi orang lain, kita juga bisa dicap si sirik dan bisa dijauhin orang banyak. Mending kalo mau cerita ya sama orang rumah atau diary aja, kan lebih aman tuh!

- Si Untung
Nggak perlu sirik sama teman yang kelihatannya selalu untung. Nggak berusaha sekalipun ia bakal mendapatkan apa yang diidam-idamkan orang lain. Sirik sama orang yang seperti ini, bakal bikin kita capek hati. Yakin deh, rejeki kita tuh udah ada yang ngatur. Jadi, nggak usah disirikin deh.

- Lihat Ke Bawah
Kalau lagi sirik melihat keberhasilan atau milik orang lain, kita biasanya lupa untuk melihat ‘ke bawah’. Lupa mensyukuri apa yang sudah kita miliki. Padahal masih banyak orang di luar sana yang keberuntungannya masih jauh di bawah kita. Betapa sedihnya mereka kalau yahu kita masih suka sirik sama orang lain.

- Cari Celah
Energi yang kita keluarkan untuk marah-marah atau membatin melihat keberhasilan orang lain, mestinya kita salurkan pada hal lain. Misalnya dengan mengevaluasi apa yang bikin dia sukses. Kalau kita jeli, kita bisa ngeliat potensi yang kita punya dan selanjutnya, tinggal cari celah atau peluang untuk bisa sukses juga.

- Ada Saatnya
Kita mungkin sering dikasih nasihat bahwa hidup itu seperti roda yang berputar, kadang di atas, kadang dibawah. Itu bener banget! Kita nggak bisa mengira apa yang akan terjadi sama kita 1 menit selanjutnya. Nggak perlu manyun liat keberhasilan orang, next time siapa tahu giliran kita…

- Nggak Berani? Basi!
Tahu kelebihan kita tapi nggak berani buat bikin langkah pertama? Aduuh… basi benget. Mau nunggu sampe berapa tahun? Percaya deh, kalau kita sudah berani untuk melakukan sesuatu mengejar cita-cita kita, lama-lama jaraknya nggak akan sejauh bintang lagi. Mau mencoba??

;;

By :
Free Blog Templates