Kamis, 12 Januari 2012
Saat ini, sepertinya handphone merupakan hal wajib yang harus kita bawa kemanapun kita pergi. Bahkan ke toilet sekalipun. Hehe..
- Matikan fungsi getar pada HP
- Matikan koneksi Bluetooth
- Animasi gerak untuk background HP? No way!
- Charge baterai dengan durasi yang pas
- No signal? Restart your cell phone!
Sekarang ini, hampir semua handphone menggunakan teknologi touchscreen alias layar sentuh. Untuk menjaga agar handphone touchcscreen tidak cepat rusak, berikut ini beberapa tips untuk merawatnya.
- Lapisi layar handphone dengan screen protector atau lapisan anti gores.
- Jauhkan handphone dari medan magnet seperti televisi, radio dan benda2 lainnya yng mengandung magnet.
- Gunakan kain halus atau tisue untuk membersihkan layar.
- Gunakan telunjuk untuk menekan layar, jangan menggunakan kuku karena dapat merusak layar.
- Jika pada handphone terdapat stylus, gunakan stylus bawaan standar. Jangan menggunakan stylus yang berbahan kasar dan tajam.
- Jangan menekan layar terlalu keras.
- Hindari menyimpan handphone di tempat yang sempit dan menekan seperti kantong celana, dll.
- Gunakan hardcase untuk mencegah terjadinya tekanan saat dimasukkan ke dalam tas, dll.
- Hindari layar dari pancaran sinar matahari langsung, karena jika terlalu lama terkena sinar matahari dapat mempengaruhi kualitas LCDnya.
- Gunakan chasing yang pas atau sesuai dengan tipe handphone.
- Android versi 1.1
- Android versi 1.5 (Cupcake)
- Android versi 1.6 (Donut)
- Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
- Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
- Android versi 2.3 (Gingerbread)
- Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
- Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
- Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
- Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
- Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
- SQLite: untuk penyimpanan data.
- Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
- GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
- Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
Minggu, 08 Januari 2012
Tahun baru merupakan momen tepat untuk meninggalkan kebiasaan buruk — termasuk kebiasaan terbujuk godaan diskon atau harga spesial yang ujung-ujungnya bikin dompet tipis.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan berbelanja, apalagi ini memang kegemaran wanita. Tetapi jangan sampai belanja membuat tabungan selalu tipis. Beberapa hal berikut ini bisa Anda pikirkan kembali:
Tidak mencoba
Malas mencoba baju sebelum membeli adalah salah satu kesalahan yang sering dilakukan. Untuk pakaian jenis tertentu, pengepasan di badan sangat diperlukan agar pakaian tersebut dapat memberi efek yang maksimal. Terlalu ketat atau terlalu longgar akan membuat pakaian tersebut sulit dipakai dan akhirnya hanya tersimpan manis di lemari.
Kenakan pakaian yang simpel saat pergi belanja agar mudah saat melakukan pengepasan. Terutama ketika membeli celana. Cobalah untuk memastikan lekuk potongan celana di tubuh Anda. Jika membeli lewat Internet, minta si penjual untuk memberikan ukuran yang rinci.
Perencanaan keuangan
Pelanggaran terhadap anggaran belanja (atau bahkan tak pernah punya pos keuangan) untuk belanja merupakan kesalahan terbesar. Tidak perlu mengingkari bahwa belanja pakaian adalah bagian dari kebutuhan Anda, tetapi tetapkan anggaran yang masuk akal untuk belanja pakaian per bulan atau beberapa bulan sekali sesuai keinginan.
Taati budget tersebut untuk mencegah hutang. Jika menginginkan sesuatu yang berada di luar budget, cari penghasilan tambahan (misalnya dengan menggelar garage sale) atau tabunglah sebagian anggaran bulanan.
Diskon
Ini merupakan salah satu godaan terbesar wanita dan penyebab utama kantong yang semakin tipis. Cara mengatasinya: Ingat kembali berapa sisa budget Anda bulan ini. Hindari godaan membeli barang yang baru terpikir saat melihatnya di bagian diskon. Buat prioritas mana barang yang harus Anda dahulukan. Misalnya, tas kerja akan lebih sering terpakai ketimbang jaket kulit yang mungkin akan jarang dipakai.
Sebelum membeli barang, coba pikirkan apakah barang tersebut memang bisa digunakan berkali-kali. Jangan-jangan Anda malah belum terpikir kapan akan menggunakan barang tersebut.
Kualitas
Harga memang hampir selalu mencerminkan kualitas. Jika Anda memang membutuhkan ikat pinggang hitam yang akan digunakan sehari-hari, tak ada salahnya membeli yang berkualitas tinggi sekalian. Jangan beli yang murah bila kualitasnya tidak lebih baik.
Terjebak tren
Ciptakan karakter berbusana Anda agar tak mudah terjebak tren — yang sering memicu pembelian tak terencana. Apalagi jika harganya terjangkau. Tapi coba Anda pikirkan, kalau dikumpulkan berapa banyak yang sudah Anda habiskan untuk mengikuti tren yang hanya sebentar?
Tren tak ada salahnya diikuti bila memang sesuai dengan karakter dan bentuk tubuh. Pilih barang-barang yang bisa digunakan kembali walau tren tersebut berakhir. Tren “animal print” misalnya, pilih saja salah satu barang, dress atau scarf misalnya. Pilih model yang tidak terlalu mencolok dan bisa dikombinasikan dengan pakaian lain agar bisa dikenakan lagi walau sudah tidak tren.
Pembelian spekulasi
Ini juga salah satu hal yang sering dilakukan para penggila belanja. Membeli barang yang belum tentu bisa atau akan dipakai. Membeli baju yang sempit dengan harapan akan kurus, membeli boot merah dengan niat suatu saat membeli pakaian yang cocok, atau membeli sequin dress dengan pikiran suatu saat akan diundang ke pesta.
Untuk menjaga keseimbangan pengeluaran, sebaiknya hindari membeli barang yang belum jelas kapan akan digunakan. Hindari juga membeli barang yang memicu pembelian lain. Misalnya membeli blus hijau dengan niat membeli aksesori dengan warna serupa. Umumnya pembelian ini akan berakhir sia-sia karena sudah terlalu banyak tumpukan dalam lemari. Lama-lama Anda bisa saja lupa.
Satu kali pakai
Pembelian pakaian yang Anda tahu hanya akan dipakai satu kali sebaiknya dihindari. Sepatu merah agar sesuai dengan dress code ulang tahun teman, setelan olahraga untuk acara outing kantor, atau baju bola untuk acara nonton bola bersama. Jika masih ada kemungkinan meminjam, usahakan untuk mencari sebisa mungkin pinjaman. Manfaatkan teman, kakak, sepupu, atau teman kantor Anda yang mungkin bisa membantu. Jika memang harus membeli, usahakan pilih barang yang juga bisa dimanfaatkan di lain kesempatan.
Utang
Inilah yang paling wajib dihindari. Jika memang anggaran sudah tidak cukup, jangan menyerah pada godaan belanja. Bila benda tersebut sangat dibutuhkan, maka kurangilah pos belanja bulan depan.
Utang, terutama dari kartu kredit, sangat merugikan dan menjadi pengeluaran tak perlu. Bayangkan berapa banyak yang sudah Anda habiskan untuk membayar bunga kartu kredit sepanjang tahun 2011. Lalu bayangkan jika uang tersebut sebenarnya bisa digunakan untuk membeli benda impian Anda yang lain.
Mau kerja, tapi ga mau capek??
- Tampil menarik dan luar biasa
- Menghasilkan uang
- Tunjukkan dan tawarkan katalog pada teman, tetangga, rekan kerja dan saudara. Disini, kamu bisa mendapatkan keuntungan langsung sebesar 30% dari pesanan yang kamu terima.
- Bangun bisnis kamu dengan mengajak orang lain untuk bergabung dengan grup kamu. Dan raih penghasilan dari total penjualan grup dan nikmati penghargaan yang luar biasa.
- Bersenang-senang
Label: Oriflame
Oriflame..
• Penjualan tahunan 1.5 Miliar Euro
• Sekitar 3.600.000 Consultant
• 8000 karyawan
• Sekitar 1000 jenis produk
• Co-founder World Childhood Foundation.
• Global R & D Center dengan lebih dari 100 ilmuwan
• 5 unit produksi sendiri di Swedia, Polandia, Cina, Rusia dan India
• Terdaftar di Nasdaq OMX Bursa sejak Maret 2004
• Produk berdasarkan bahan-bahan alami, tidak pernah diuji pada hewan
• Operasi di lebih dari 60 negara yang mana 13 diantaranya adalah franchise
sumber :
Label: Oriflame
Kamis, 20 Oktober 2011
Kata Telematika berasal dari bahasa Prancis "Telematique" yang digunakan oleh simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L'informatisation de la Societe pada tahun 1978.
Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan onformatika. Senada dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele = telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika.
Contoh Manfaat Telematika di bidang Pendidikan ( E-learning)
Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. E- learning merupakan contoh dari perkembangan di dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan muridnya.Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.
Peranan web kampus atau sekolah termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet.
Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.
sumber: e-majalah.com
Label: Tugas

